Kamis, 11 Oktober 2012

Jenis-Jenis Anggaran

TUGAS  1
PENGERTIAN DARI JENIS-JENIS ANGGARAN.
1.      Anggaran Strategi : untuk merincikan pemrograman dan mengkoordinasikan sebuah kegiatan berbagai komponen sebuah struktur organisasi yang menetapkan tanggung jawab manajer dan untuk menilai kinerja manajemen. 
2.      Anggaran Program : anggaran operasi yang disusun berdasarkan program-program utama perusahaan yang berupa jenis atau keluarga produk (misal program penelitian dan pengembangan). Anggaran Program umumnya digunakan untuk menganalisis keselarasan diantara program-program perusahaan.

3.      Anggaran Kas : Anggaran ini berisi mengenai taksiran sumber dan penggunaan kas selama periode anggaran. Anggaran ini disusun dari Anggaran Operasi dan Anggaran Pengeluaran Modal, dan digunakan sebagai dasar penyusunan Anggaran Neraca. Dan penyusunan anggaran kas bagi suatu perusahaan sangatlah penting artinya bagi penjagaan likuiditas perusahaan tersebut.

4.    Anggaran Pengeluaran Modal : Anggaran ini memuat tentang rencana perubahan aktiva tetap perusahaan selama periode anggaran. Anggaran ini disusun berdasarkan Proyeksi Penjualan, dan digunakan sebagai dasar penyusunan Anggaran Kas, Anggaran Biaya Overhead Pabrik, Dan Anggaran Biaya Nonproduksi. http://imamsetiyantoro.wordpress.com/2012/06/17/jenis-jenis-anggaran/


5.      Anggaran Add-On : Add-on budget adalah budget yang dipergunakan sebagai tambahan atas suatu budget yang telah berjalan (periode sebelumnya), dimana budget utamanya dianggap sudah tidak valid lagi untuk siatuasi dan kondisi saat ini, i.e.: inflasi dan kenaikan gaji pegawai (upah buruh). Dana ditambahkan pada budget utama (yang akan di add-on) guna memenuhi kecukupan sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini. Situasi dan kondisi saat ini biasanya diwakili oleh informasi-informasi yang berdasarkan atas fakta yang ada datanya. Add-on budget sering dianggap sebagai budget yang akan menggembosi profit perusahaan, karena bagaimanapun juga add-on budget adalah bentuk pembengkakan anggaran. Akan tetapi add-on budget bisa saja dibutuhkan dan dibuat untuk maksud kompetisi dan kelangsungan hidup perusahaan.

6.      Anggaran Supplemental: Agak mirip dengan add-on budget, “Supplemental Budgets” dimaksudkan untuk penambahan dana atas wilayah (area) operasional tertentu, akan tetapi supplemental budget tidak ditambahkan pada suatu budget yang telah ada (budget utama).

7.      Anggaran Bracket : budget yang dimaksudkan untuk menutupi contingency plan (rencana darurat) dimana cost di proyeksikan pada nilai yang lebih besar dan lebih kecil dari cost dasarnya. Selanjutnya sales (penjualan) di proyeksikan mengikuti level ini. Tujuan dari metod ini adalah berjaga-jaga jika realisasi sales tidak mencapai sales yang telah diramalkan, sehingga dengan bracket budget ini akan dapat mengakomodasi perbedaan ini, dan bisa dijadikan dasar pertimbangan yang cukup oleh management untuk menyusun perencanaan cost dan biaya yang bersifat contingency. Budget yangbersifat contingency mungkin dibutuhkan jika perusahaan sedang menghadapi kemungkinan resiko yang mengakibatkan penurunan revenue yang tajam.


8.      Anggaran Strecth : Anggaran Stretch bisa dikatakan istilah yang dipakai untuk mengoptimiskan istilah contingency budget. Budget jenis ini biasanya typically dipergunakan untuk area sales and marketing. Adalah jamak dalam dunia marketing untuk memompa optimistis, dengan menempatkan target yang jauh diatas realisasi yang pernah terjadi sebelumnya. Bisa dikatakan stretch budget hanya diperuntukkan bagi sales and marketing personnel saja. Sedangkan cost-nya tetap di estimasikan mengikuti standard budget.
9.      Anggaran Target : Target budget lebih tepat merupakan “planning” untuk meng-kategorisasi-kan pengeluaran utama untuk di sandingkan dengan goal perusahaan, berfocus pada formulaisasi metode atas pendanaan suatu project untuk membawa perusahaan melangkah lebih kedepan lagi. Dibutuhkan justifikasi yang ketat untuk suatu nilai (uang) yang besar dan pengajuan project yang sifatnya khusus.
                                                       
10.   Anggaran Incremental :  Incremental budgeting khusus mengawasi dan meneliti peningkatan atas suatu budget dalam rupiah atau prosentase-nya tanpa memperhitungkan atau mempertimbangkan akumulasi budget secara keseluruhan. Incremental budget menspesifikasikan pengunaan (read:pemanfaatan) sumberdaya beserta benefit yang diharapkan. Suatu project mungkin di segregasikan menjadi satu ada dua increments. Increment tambahan terkadang dibutuhkan untuk merampungkan suatu project. Tidak lupa, tenaga kerja serta sumberdaya-nya juga dimasukkan ke dalam incerement..  http://accounting-financial-tax.com/2008/07/typesofbudget-jenisanggaran/

11.  Anggaran Operasi : berurusan dengan cost dari barang dagangan atau jasa yang akan dibuat (read: dihasilkan oleh perusahaan.
12.  Anggaran Aktifitas : Activity-based budgeting menganggarkan costs untuk aktifitas secara sendiri-sendiri.
13.  Anggaran Keuangan : budget yang berfocus pada: asset (aktiva), Liabilities (kewajiban: pinjaman dan hutang), stockholder’s equity (modal pemilik usaha). .
ARTIKEL ANGGARAN PROGRAM.
Rencana Anggaran Program Pembinaan Gizi Masyarakat 2011 dibahas
Jakarta, 6/7 — gizi.depkes.go.id. Rencana pagu anggaran untuk Program Pembinaan Gizi Masyarakat tahun 2011, dalam rangka penurunan prevalensi anak balita pendek dan gizi buruk,  pekan ini dibahas. Pembahasan akan diselenggarakan bersama dengan program lainnya di lingkup Ditjen Bina Kesmas, Kementerian Kesehatan, di Yogyakarta tanggal 8-11 Juli y.a.d.
Menurut sumber informasi di Direktorat Bina Gizi Masyarakat, kemungkinan pagu anggaran untuk tahun 2011 lebih kecil dari rancangan pagu yang telah dibahas bersama dengan pengelola program di provinsi, beberapa waktu sebelumnya. Untuk itu perlu dilakukan perancangan ulang terhadap rencana program intervensi gizi sebelumnya, disesuaikan dengan persentase penurunan pagu anggaran dan pertimbangan prioritas kegiatan.
Pembahasan pagu anggaran 2011 program-program lingkup Ditjen Bina Kesmas dokoordinasikan oleh Sekretariat Ditjen Bina Kesmas, akan berlangsung di Hotel Sahid Yogya. Kegiatan ini akan diikuti oleh masing-masing empat orang penanggungjawab program lingkup Upaya Kesehatan Masyarakat dari 33 provinsi, dan Tim Perencanaan Program dari setiap Direktorat di Ditjen Bina Kesmas. (emanz-gizinet).
ARTIKEL ANGGARAN ADD-ON

Anggaran Kesehatan ADD Sukamukti 2010 Belum Terserap

Banjar, (harapanrakyat.com),- Anggaran kesehatan tahun 2010 di Desa Sukamukti, Kec. Pataruman, yang dialokasikan dari anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 10 juta belum terserap oleh masyarakat. Padahal, pos bantuan kesehatan tersebut merupakan anggaran cadangan untuk masyarakat yang tidak masuk kategori peserta Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah). Dan pos tersebut digunakan jika masyarakat yang membutuhkan tidak terakomodir dana Jamkesda. Sekretaris Desa Sukamukti, Dodo Carda, beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa anggaran dana bantuan kesehatan tersebut rencananya akan dialokasikan kembali untuk anggaran lain yang lebih dibutuhkan di desanya. “Memang saat ini yang menjadi bahasan dalam rapat desa adalah mengenai pos bantuan kesehatan yang belum terserap. Ini bahan pemikiran kami, untuk mencari sebuah solusi bagaimana membuat anggaran lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. Dodo mengatakan, pihaknya belum menemukan keluhan dari masyarakat yang terkendala masalah keuangan, ketika mereka pergi berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Ia mengira, hal ini yang mungkin menyebabkan pos anggaran bantuan kesehatan tahun 2010 belum terpakai sama sekali. Meski begitu, Dodo mencanangkan pengalihan anggaran tersebut untuk kebutuhan lain yang mungkin saja lebih diperlukan. “Namun, kami juga tidak ingin gegabah dalam melakukan hal itu. Alasannya, keberadaan pos anggaran bantuan kesehatan merupakan instruksi langsung dari Wali Kota,” katanya. Dodo khawatir, alih-alih pihaknya mengganti anggaran yang diperuntukkan bagi bantuan kesehatan masyarakat tersebut, malah kesandung persoalan. Untuk itu, pihaknya mengaku akan membahas anggaran itu dalam rapat desa bersama aparat lainnya. 
ARTIKEL ANGGARAN KAS
Studi kelayakan bisnis.
Studi kelayakan bisnis merupakan langkah awal dan wajib dilakukan setiap orang yang akan memulai sebuah bisnis, pengertian studi kelayakan bisnis adalah sebuah penelitian mendalam tentang bisnis yang akan dijalani yang menyangkut banyak aspek yaitu aspek hukum, sosial budaya, manajemen keuangan, teknis operasional dan teknologi sampai dengan pemasaran
Dengan mempertimbangkan semua hal tersebut maka hasil Studi kelayakan bisnis akan digunakan sebagi acuan atau strategi apakah bisnis tersebut layak dilanjutkan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Banyak contoh studi kelayakan bisnis diantaranya adalah studi kelayakan bisnis restaurant, studi kelayakan bisnis hotel dll, maka dalam membangun strategi bisnis perlu diperhatikan dengan benar
Di dalam membuat makalah studi kelayakan bisnis atau membangun suatu bisnis perlu memperhatikan Aspek aspek penting  yang terdiri dari :


1. Aspek hukum dan administrasi
yaitu suatu aspek yang terkait dengan aspek legal yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
a. Perijinan =
i) Izin lokasi
ii) Izin usaha yang meliputi :
·         Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
·         NPWP (nomor pokok wajib pajak)
·         Surat tanda daftar perusahaan
·         Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
·         Surat tanda rekanan dari pemda setempat
·         SIUP setempat
·         Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan
2. Aspek sosial ekonomi dan budaya
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut, maka aspek ini termasuk bagian dari Studi kelayakan bisnis
a. Dari sisi budaya = yaitu mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
b. Dari sudut ekonomi = yaitu Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
c. Dan dari segi sosial = yaitu Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat. Maka untuk mendapatkan itu semua dapat dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.
3. Aspek pasar dan pemasaran         
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut
- Studi kelayakan bisnis dengan melihat Potensi pasar
- Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
- Daya beli, yaitu kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.
- Pemasaran, yaitu menyangkut tentang strategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial, peluang pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.

4. Aspek teknis dan teknologi
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, layout, dan pemilihan teknologi yang sesuai. hal ini sangat penting di dalam aspek studi kelayakan bisnis
5. Aspek manajemen
yaitu suatu aspek yang berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.
6. Aspek keuangan
yaitu suatu aspek penting untuk studi kelayakan bisnis yang berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan

Selasa, 12 Juni 2012

SISTEM POLITIK DI INDONESIA


SISTEM POLITIK DI INDONESIA
A.    Hakikat Sistem Politik.
1.      Pengertian Sistem.
Menurut The Advanced Learner’s Dictionary of Current English, sistem adalah satuan dari bagiam-bagian yang kadang terdiri dari sejumlah bagian utama dan sejumlah bagian yang kurang penting. Bagian-bagian itu bekerja sama sesuai dengan tujuan sistem yang bersangkutan.
2.      Pengertian Politik.
Ada banyak definisi tentang politik, berikut dikemukakan beberapa definisi tersebut.
a.       Austin Ranney mendefinisikan politik sebagai proses pembuatan kebijakan pemerintahan.
b.      Harold D.Laswell menyebut bahwa politik itu menyangkut proses penentuan who get what, when, and how atau siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana.
c.       Ramlan Surbakti mendefinisikan politik sebagai proses interaksi antara pemerintah dan masyarakat untuk menentukan kebaikan bersama bagi masyarakat yang tinggal dalam satu wilayah tertentu.
3.      Sistem Politik.
Dengan berpikir sistematik, politik dipahami sebagai sebuah sistem yaitu sistem politik. Sistem politik merupakan sebuah rangkaian kegiatan atau proses di dalam sebuah masyarakat politik dalam memengaruhi dan menentukan siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana.
Aspirasi rakyat dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu tuntutan, dukungan, dan sikap apatis.
a.       Tuntutan adalah keinginan warga masyarakat yang pemenuhannya harus diperjuangkanmelalui cara-cara dan menggunakan sarana politik.
b.      Dukungan adalah setiap perbuatan, sikap, dan pemikiran warga masyarakat yang mendorong pencapaian tujuan, kepentingan dan tindakan pemerintah dalam sistem politik.
c.       Sikap Apatis (tidak peduli) warga negara terhadap kehidupan politik juga dapat menjadi input bagi sistem politik.
B.     Suprastruktur dan Infrastruktur Politik Indonesia.
1.      Suprastruktur Politik Indonesia.
Suprastruktur politik Indonesia yaitu lembaga negara yang formal, yang keberadaannya diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia. Suprastruktur politik Indonesia terdiri atas lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Suprastruktur berkaitan dengan suasana kehidupan politik negara. Suprastruktur disebut juga struktur politik pemerintahan dan negara, yang berarti sebagai lembaga negara yang formal, yang keberadaannya diatur oleh konstitusi atau Undang-Undang Dasar. Dalam suprastuktur politik terdapat komponen-komponen, dimana komponen tersebut dalam hal kompekls yang berhubungan tentang lembaga-lembaga negara, tugas, fungsi, dan hubungan dengan lembaga negara lain.

Ada 3 Macam Suprastruktur Politik Indonesia adalah sebagai berikut.
a.       Lembaga Eksekutif.
b.      Lembaga Legislatif.
c.       Lembaga Yudikatif.
Berikut ini uraian tentang lembaga-lembaga negara yang termasuk suprastruktur politik di indonesia.
a.       Presiden dan Wakil Presiden.
b.      Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
c.       Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
d.      Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
e.       Mahkamah Agung (MA).
f.       Mahkamah Konstitusi (MK).
g.      Komisi Yudisial (KY).
h.      Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
2.      Infrastruktur Politik Indonesia.
Infrastruktur politik adalah struktur politik kemasyarakatan. Infrastruktur politik sering disebut socio-political sphere yang berarti suasana kehidupan politik rakyat yang terdapat didalam masyarakat dan yang memberikan pengaruh terhadap tugas-tugas lembaga-lembaga negara pemerintahan. Infrastruktur politik indonesia adalah suasana kehidupan politik rakyat indonesia yag terdapat di dalam masyarakat indonesia memberikan pengaruh terhadap tugas-tugas lembaga negara indonesia dalam menjalankan pemerintahan indonesia.
Lima komponen yang tergolong dalam infrastruktur kelompok kekuatan politik dalam masyarakat sebagai berikut.
a.       Partai Politik (PARPOL).
b.      Kelompok Kepentingan (interst group).
c.       Kelompok Penekan (pressure group).
d.      Media Komunikasi Politik (media political communication).
e.       Tokoh Politik.
C.    Sistem Politik di Berbagai Negara.
1.      Dinamika Politik Indonesia.
Dinamika politik suatu bangsa merupakan gambaran tentang stabilitas politik bagsa tersebut. Stabilitas politik sering juga dipengaruhi oleh kewibawaan pemerintah, yaitu dipengaruhi oleh kondisi masyarakat, baik masa, grup elite yang mendukung pemerintah, maupun yang beroposisi memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menjalankan programnya.
Dinamika politik indonesia dapat kita lihat dengan menggambarkan kehidupan politik indonesia pada masa pemerintahan orde lama, orde baru hingga masa reformasi sekarang ini.
Berikut ini pendapat Arbi Sanip yang membagi dinamika politik indonesia menjadi 3 kelompok.
a.      Kehidupan Politik pada Masa Orde Lama.
Orde lama brlangsung tahun 1945 – 1967 pada masa ini terjadi perubahan sistem politik demokrasi konstitusional menjadi sistem politik demokrasi terpimpin. Di era pemerintahan Soekarno terutama setelah Dekrip Presiden 5 juli 1959 yang ditandai dengan dimulainya tonggak demokrasi terpimpin berlangsung dari tahun 1959 sampai dengan tahun 1965.
Adapun ciri-ciri demokrasi terpimpin antara lain sebagai berikut.
1)      Dominas oleh Presiden, artinya Presiden Soekarno sangat berperan dalam menentukan penyelenggaraan pemerintahan negara.
2)      Terbatasnya peranan partai politik.
3)      Berkembangnya pengaruh komunis dan meluasnya peranan militer dalam hal ini ABRI sebagai unsur sosial politik (Meriam Budiardjo).
Ir. Soekarno yang dibanggakan akhirnya menimbulkan kekecewaan dibanyak daerah. Hal ini menyebabkan tibulnya pemberontakan yang menelan banyak korban. Presiden Soekarno ternyata menyimpang dari prinsip-prinsip negara demokrasi. Dengan peristwa tersebut berakhirlah kekuasaan soekarno.
Berikut ini penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sebagai berikut.
1)      Kaburnya sistem kepartaian dan lemahnya peranan partai.
2)      Peranan parlemen yang lemah
3)      Jamina hak-hak dasar warga negara masih lemah
4)      Terjadi sentralisasi kekuasaan pada hubungan antara pusat dan daerah
5)      Terbatasnya kebebasan pers sehingga banyak media massa yang tidak boleh terbit.
b.      Kehidupan Politik pada Masa Orde Baru.
Orde Baru berlangsung tahun 1967-1999. Pada masa ini terjadi perubahan dari sistem politik demokrasi terpimpin menjadi demokrasi pancasila. Pemerintahan orde baru dimulai setelah kekuasaan Soekarno sebagai Presiden RI pada waktu itu berakhir. Presiden Soekarno menerapkan demokrasi terpimpin dengan pemusatan kekuasaan pada presiden. Pada akhirnya pemerintahannya berakhir karena tidak ada dukungan dari rakyat. Selanjutnya pemerintahan digantikan oleh Soeharto sebagai President RI. Pemerintahan orde baru bertujuan memperbaiki kegagalan yang terjadi pada waktu pemerintahan Soekarno, yaitu orde baru berusaha memantapkan kehidupan politik nasional dengan menyelenggarakan kepemimpinan nasional secara periodik setiap lima tahun.




c.       Kehidupan Politik pada Masa Reformasi.
Masa Reformasi berlangsung tahun 1999-sekarang. Pada masa ini terjadi perubahan dari sistem politik sentralisasi menjadi sistem politik yang mengarah pada kemandirian daerah  (otonomi daerah ). Pada masa reformasi indonesia mulai memperbaiki kehidupan politiknya. Kehidupan politik yang ingin diciptakan adalah kehidupan demokratis, karena dengan sistem politik demokratis inilah indonesia berharap dapat mewujudkan masyarakat demokratis, yaitu terhadap jaminan penghargaan, dan penghormatan terhadap hak-hak asasi warga negara.

2.      Pelaksanaan Sistem Politik di Indonesia.
Pembagian sistem politik menurut Samuel Hutington, yaitu sistem politik demokrasi dan sistem politik nondemokrasi. Indonesia menganut sistem politik demokrasi pancasila. Demokrasi pancasila di indonesia di dasarkan pada nilai, prinsip, prosedur, dan kelembagaan yang demokratis. Dalam demokrasi pancasila setiap individu diberi kebebasaan dengan didasari tanggung jawab sosial dan dijiwai semangat kekeluargaan, sehingga dalam pelaksanaannya Demokrasi Pancasila tidak mengenal tirani minoritas ataupun dominasi mayoritas.
Berikut sendi-sendi pokok dari sistem politik demokrasi di indonesia.
a.       Ide kedaulatan rakyat.
b.      Negara berdasarkan atas hukum.
c.       Berbentuk republik.
d.      Pemerintahan berdasarkan konstitusi.
e.       Pemerintah yang bertanggung jawab.
f.       Sistem perwakilan.
g.      Sistem pemerintahaan presidensial.
Nilai-nilai demokrasi yang terkandung dalam sila-sila pancasila, di antaranya sebagai berikut.
a.       Kebebasan yang bertanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan Tuhan Yang Maha Esa.
b.      Pengakuan tinggi terhadap harkat dan martabat seseorang.
c.       Peningkatan persatuan dalam hidup bersama.
d.      Pengakuan perbedaan atas individu, kelompok, ras, suku, budaya, dan agama.
e.       Pengakuan adanya hak yang melekat pada setiap individu, kelompok, ras, dan suku.
f.       Perbedaan ke arah kemanusiaan yang adil dan beradab.
g.      Musyawarah sebagai moral kemanusiaan yang adil dan beradab.
h.      Keadilan sosial sebagai cita-cita bersama.



3.      Sistem Politik di Negara Liberial dan Negara Komunis.
a.      Sistem Politik Liberial.
Sistem politik liberial, memberikan kebebasan setiap individu untuk melakukan apa saja yang ingin dilakukannya untuk mencapai kesejahteraanny. Karena sistem politik ini sangat mengutamakan kepentingan individu dan mengabaikan masyarakat. Sistem filsafat demokrasi liberial adalah liberialisme. Artinya yaitu paham yang mengutamakaan kebebasaan, setiap orang diberikan kebebasaan yang bertanggung jawab agar tidak mengganggu kebebasaan orang lain.
b.      Sistem Politik Komunis.
Sistem politik komunis memiliki sistem filsafat komunisme, yaitu paham yang mengutamakan masyarakat. Dalam negara ini pemerintah yang memegang kontrol, pemerintah yang mengendalikan kehidupan setiap individu. Individu harus patuh terhadap peraturan pemerintah, meskipun tidak terdapat jaminan terhadap hak-hak asasinya. Hak-hak asasi warga negara tidak dilindungi, tidak dihormati melainkan hak asasi tersebut dikorbankan untuk kepentingan pemerintahan.
c.       Sistem Politik Pancasila.
Sistem politik pancasila berkembag di indonesia, pancasila sebagai pandangan hidup atau way of life digunakan sebagai  pegangan dan petunjuk dalam menghadapi masalah pada kehidupan sehari-hari. Dalam sistem politik pancasila, untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia, sejahtera, dan tentram adalah dengan menggunakan keseimbangan antara kesejahteraan individu dan masyarakat. 

Sabtu, 28 April 2012

Wawasan Nusantara


WAWASAN NUSANTARA.
Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
LATAR BELAKANG FILOSOFIS WAWASAN NUSANTARA.
1.      Pemikiran Berdasarkan Falsafah Pancasila.
 Berdasarkan falsafah pancasila, manuisia Indonesia adalah mahluk ciptaan tuhan yang mempunyai naluri, ahlak,daya pikir, dan sadar akan keberadaanya yang serba terhubung dengan sesamanya, lingkunganya dan alam semesta,dan penciptanya.Berdasarkan kesadaran yang di pengaruhi oleh lingkungnya, manusia Indonesia memiliki inovasi.
Nilai – nilai Pancasila juga tercakup dalam penggalian dan pengembangan wawasan nasional, sebagai berikut :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradap
3. Sila Persatuan Indonesia
2.      Pemikiran Berdasarkan Aspek Kewilayahan Nusantara.
Geografi adalah wilayah yang tersedia dan terbentuk secara alamiah oleh alam nyata. Kondisi objektif geografis sebagai modal dalam pembentukan suatu Negara merupakn suatu ruang gerak hidup suatu bangsa yang didalamnya terdapat sumber kekayaan alam dan penduduk yang mempengaruhi pengambilan keputusan / kebijakan politik Negara tersebut.
Wilayah Indonesia pada saat proklamasi kemerdekaan  RI 17 agustus 1945 masih mengikuti territoriale Zee En Maritieme Kringe Ordonantie 1939, dimana lebar laut wilayah Indonesia adalah 3 mil diukur dari garis air rendah dari masing-masing pantai pulau Indonesia. Penetapan lebar wilayah laut 3 mil tersebut tidak menjamin kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3.      Pemikiran Berdasarkan Aspek Sosial Budaya.
Budaya atau kebudayaan dalam arti etimologid adalah segala sesuatu yang dihasilkan oleh kekuatan budi manusia. Karena manusia tidak hanya bekerja dengan kekuatan  budinya, melainkan juga dengan perasaan, imajinasi, dan kehendaknya, menjadi lebih lengkap jika kebudayaannya diungkap sebagai cita, rasa, dan karsa (budi, perasaan, dan kehendak).
Masyarakat Indonesia sejak awal terbentuk dengan cirri kebudayaan yang sangat beragam yang mumcul karena pengaruh ruang hidup berupa kepulauan di mana ciri alamiah tiap-tiap pulau berbeda-beda.

IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA DALAM KEHIDUPAN NASIONAL.

Kehidupan politik

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:
1.     Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang-undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa.Contohnya seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
2.     Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.
3.     Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
4.     Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.
5.     Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.

Kehidupan ekonomi

  1. Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisi khatulistiwa, wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. Oleh karena itu, implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian, dan perindustrian.
  2. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. Oleh sebab itu, dengan adanya otonomi daerah dapat menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi.
  3. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil.


Kehidupan sosial

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial, yaitu :
  1. Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah. Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.
  2. Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.

Kehidupan pertahanan dan keamanan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan, yaitu :
  1. Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang mengganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran.
  2. Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.
  3. Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia.
PENGERTIAN WAWASAN NUSANTARA.
Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pelaksanannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.